Mesin ADM Cetak Kartu Kependudukan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkenalkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Mesin ADM memiliki cara kerja yang hampir mirip dengan ATM. Hanya saja, mesin ADM mengeluarkan dokumen kependudukan seperti e-KTP, KK, dan akte kelahiran, bukan uang. Pemerintah merencanakan pengadaan mesin ADM di semua provinsi di Indonesia.

Cara Cetak Dokumen Kependudukan di Mesin ADM

1 .Ajukan permohonan untuk membuat dokumen kependudukan seperti e-KTP, KK, atau akta kelahiran di kantor Dukcapil. Nomor ponsel akan dimintai untuk proses pencetakan dokumen.

2. Pemohon akan mendapatkan dua jenis PIN yang dikirim melalui SMS. Satu PIN untuk masuk ke mesin ADM, dan satu lagi untuk dimasukkan sebelum mencetak dokumen. Selain PIN, pemohon akan mendapatkan QR Code yang dikirim melalui surel. QR Code ini berfungsi sebagai alternatif bila PIN tidak dapat digunakan.

3. Pergi ke mesin ADM untuk melakukan pencetakan. Masukkan PIN untuk mengaktifkan mesin.

4. Ada tiga pilihan yang tertera, yakni menggunakan sidik jari, Nomor Induk Kependudukan (NIK), atau QR Code. Pilih salah satu dari tiga opsi tersebut.

5. Ikuti alur yang diminta oleh sistem, isi semua data yang dibutuhkan hingga muncul perintah Silakan Cetak. Pilih salah satu metode, memasukkan PIN atau QR Code.

6. Tunggu beberapa saat hingga dokumen tercetak dari mesin ADM. Proses pencetakan dokumen kependudukan pun telah selesai. Perlu diketahui, PIN yang dikirimkan hanya aktif selama dua tahun. Masyarakat dapat memohon PIN baru bila masa aktif PIN habis. Hal ini bertujuan agar PIN tidak disalahgunakan orang lain. Proses pencetakan dokumen di mesin ADM tidak dipungut biaya. Waktu pencetakan dokumen pun tidak sampai dua menit.

Bayar Tiket Commuter Line dengan LinkAja

KCI – LinkAja Integration, LinkAja Tiket Transportasi Integration, Existing Pedestrian Gates Modification, 400 Pedestrian Gates with Barcode Scanners, 236 Ticket Vending Machines Interface Modification.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menjalin kerja sama dengan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), penyedia platform LinkAja. Dengan kerja sama ini, LinkAja dapat digunakan untuk melakukan pembayaran perjalanan KRL.

Dengan hadirnya LinkAja, pengguna KRL tentu memiliki semakin banyak pilihan. Ini juga merupakan inovasi teknologi terkini dari sistem tiket elektronik KRL Commuter Line, setelah dapat menerima Kartu Multi Trip (KMT), kini sistem e-ticketing commuter line juga dapat diakses dengan scan QR code

AFC Railink Bandara Soekarno-Hatta

Dengan sistem E-Ticketing masyarakat dapat merasakan Cashless Free Society dimana penumpang tidak perlu repot dengan transaksi uang kas. Solusi yang diberikan mencakup Ticket Vending Machine, Pedestrian Gate System, Online Reservation System dan Payment Integration Solution.

adminNews